Konfigurasi Dedicated Hosting Server
Part 2
KONFIGURASI DEDICATED HOSTING SERVER
Dedicated hosting identik dengan sebuah layanan hosting yang dikelola oleh provider hosting,di mana klien dapat menyewa seluruh server dan tidak akan membagikan dengan siapapun.
1. Pengenalan Domain Name
Nama domain identik dengan alamat rumah, sedangkan web hosting sebagai ruang di dalam ruang tempat berbagai perabot ditempatkan dengan semestinya. Beberapa pendaftar domain yang cukup terkenal di Indonesia antara lain : Domain.com, NameCheap, GoDaddy, dan Network Solutions.
2. Cara Mendaftar Nama Domain
Menurut standar ICANN, semua pelanggan yang mendaftarkan nama domain harus memberikan informasi kontak pribadi seperti nomor HP,organisasi, bisnis, dan bahkan pempinan mereka dalam beberapa kasus. (seperti ".us" atau ".co.uk"), akan dilakukan konfirmasi apakah pembeli tersebut benar-benar berasal dari negara tersebut.
3. Privasi Domain
Setiap nama domain memiliki catatan WHOIS yang dapat diakses ke publik yang memcangkup informasi pribadi seperti nama pemilik, alamat, nomor kontak, pendaftar domain, dan tanggal kadaluwarsa seperti halnya yang disyaratkan oleh ICANN (internet Corponation).
4. Bandwith Web Hosting dan File Transer Protokol
Bandwith adalah ukuran data maksimum yang dapat di transfer oleh acconut hosting dalam waktu tertentu yang diukur da;lam satuan detik. Biasanya komputer dengan fasilitas sebagai FTP server berfungsi sebagai web server.
a. FTP server
FTP server adalah komputer yang memberikan akses FTP ke jaringan local maupun internet(global). Macam-macam software pembangun FTP server antara lain : FTPd, Pro-FTPd, Wu-FTPd, FTPX, dan Troll-FTPd.
b. FTP Client
FTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file.
5. Konfigurasi NameServer Hosting
Langkah-langkah membuat Nameserver atau ChildNameserver Hosting sebagai berikut:
a. memiliki domain aktif dan memiliki kontrol penuh terhadap domain.
b. buatlah NameServer/ChildNameserver di domain panel register.
c. arahkan NameServer sesuai dengan Nameserver yang trlah dibuat.
d. setelah membuat dn mengarahkan Nameserver, buatlah WHM kemudian edit DNS Zone.
e. pilih dominan yang akan dijadikan Nameserver,lalu klik tombol edit.
f. tambahkan IN A dari nsl & ns2 dikolom Add New Enties pada menu edit DNS Zone. Sesuaikan IP Addres untuk Nameserver tersebut dgn IP Address Server/Hosting, lalu klik tombol save.
g. konfigurasi Namserver yang sudah dibuat,agar menjadi default lalu klik tombol save Changes.
6. Upload Website Hosting Server
Beberapa cara yang umumn dalam melalukan upload file-file website ke server hosting sebagai berikut:
a. Upload menggunakan File Manager. Langkah- langkah mengupload file di cPanel sebagai berikut: 1. Masuk atau akses login ke cPanel dan klik pada menu/ icon file manager.
2. Jika user berencana mengedit hidden files,maka klik pada pilihan "show hidden files" lalu klik go.
3. Klik tombol Upload di menu utama file manager.
4. Selanjutnya akan terbuka windows baru atau tab pada browser.
b. Upload menggunakan software FTP
Setelah download selesai, silahkan install file tersebut dan dapat langsung menggunakanya.
1. Prosedur umum, beberapa petumjuk yang akan digunakan pada FileZilla adalah sebagai berikut:
- menggunakan drive dari komputer
- isi dari folder dikomputer
- jendela message (pesan) berisi respons dari perintah yang dikirim oleh FileZilla.
- jendela remote computer ( server)
- status transfer file
2. Prosedur melakukan koneksi ke server
padam quick connections bar (dibagian atas) terdapat beberapa informasi sebagai berikut:
a) pada bagian address diisi dengan mengetikkan nama domain tanpa http://
b) pada bagian username dan pasword diisi langsung menggunakan username dan pasword cPanel
c) pada bagian port bisa dikosongkan.
3. Prosedur melakukan uploud file
perhatikan prosedur dalam melakukan uploud file dengan FileZilla sbg berikut:
jika koneksi telah berhasil dilakukan, maka dapat melakukan proses uploud.
4. Setelah mlakukan seselai iploud, pastikan koneksi ke website.
5. Permasalahan Hosting Server
a. Website bisa tampil tapi ga,bar tidak tampil :
- Cek nama file
- permission File
- cek direktori file
- gambarf menggunakan script PHP
b. Sudah uploud tapi website tidak tampil :
-file tidak teruploud kerektori pubrik html
- tidak ada file index
- penulisan nama file index salah
-software yang digunakan untuk mendesain web tidak memenuhi syarat.
Komentar
Posting Komentar